| Pemeriksaan Mata Gratis Untuk Paguyuban Tukang Becak |
|
|
|
PEMERIKSAAN MATA GRATIS PAGUYUBAN TUKANG BECAK Dalam Rangka Peringatan World Sight Day 2011
RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta mengerahkan beberapa tenaga medisnya dalam kegiatan pemeriksaan mata secara gratis bagi paguyuban tukang becak yang berlangsung di Rawat Jalan VI RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta pada Jumat 11 November 2011. Kegiatan tersebut dalam rangka rangkaian peringatan Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day 2011) yang setiap tahun jatuh pada hari Kamis minggu kedua di bulan Oktober. Kegiatan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB- selesai, sekitar 75 orang pasien yang tergabung dalam Paguyuban Tukang Becak mendapatkan pelayanan tersebut, program kegiatan pemeriksaan mata secara gratis ini merupakan program rutin yang diselenggarakan RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu wujud kegiatan sosial yang dilakukan karena kepedulian RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta terhadap angka kebutaan di masyarakat yang sebenarnya bisa dicegah apabila dideteksi secara dini. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day 2011) yang sebelumnya sudah dilakukan pada 6 Oktober 2011 lalu, kegiatan WSD ini telah melakukan pemeriksaan screening terhadap 27 Lansia di Panti Sosial Tresna Wredha (PSTW) Budi Luhur Kasongan Bantul dan didapatkan 5 Lansia menderita katarak dan telah melakukan operasi katarak secara gratis pada 26 Oktober 2011 lalu di RS Mata “Dr. Yap” di lanjutkan dengan kegiatan yang sama pemeriksaan mata gratis bagi lansia di RW 04 Kelurahan Terban, Gondokusuman, Yogyakarta sekitar 150 warga mendapatkan pelayanan tersebut dan didapatkan bahwa lansia yang membutuhkan kacamata sebanyak 81 orang, menderita katarak 6 orang, tetapi yang memenuhi kriteria operasi gratis hanya 2 orang dan sudah dilakukan operasi gratis di RS Mata “Dr. Yap”. Selain pemeriksaan dilakukan PSTW Budi Luhur Kasongan Bantul dan di Balai RW 04 kelurahan Terban, pada Jumat 14 Oktober juga dilakukan kegiatan serupa yang dilaksanakan di Rawat Jalan VI RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta, pada saat itu pemeriksaan diperuntukan bagi juru parkir, PKL dan pedagang asongan yang kesehariaanya berada disekitar RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta. Dari kegiatan tersebut sebanyak 30 PKL dan juru parkir diperiksa dengan hasil 29 PKL membutuhkan kacamata dan 1 orang katarak. Dalam sebuah penelitian yang dirilis World Health Organization (WHO) badan kesehatan PBB menyebutkan bahwa, 80% dari semua gangguan penglihatan dapat dihindari atau disembuhkan, 284 juta orang tunanetra di seluruh dunia, 39 juta buta dan 245 memiliki low vision, sekitar 90% dari penduduk dunia tunanetra hidup di negara-negara berkembang. Secara global, kesalahan bias dikoreksi adalah penyebab utama dari gangguan visual tetapi di negara-negara menengah/ berkembang dan berpenghasilan rendah tetap katarak sebagai penyebab utama. Hal tersebut juga senada dengan data yang ada di RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta yang menyebutkan pada tahun 2010 tercatat sebanyak 3724 pasien katarak, disusul glaukoma sebanyak 1558 orang, gangguan retina 1540 dan kelainan kornea 1520. Jumlah ini setara dengan urutan data menurut data dari Kementrian Kesehatan RI (1996), yakni katarak 0.78 %, glaucoma 0.2 %, Kelaianan Refraksi 0.14 %, Kelaianan retina 0.13 % dan kelaianan kornea 0.10 %. Comments (0)
![]() Write comment
|
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|









