| Sejarah |
|
|
|
1. SEJARAH RUMAH SAKIT Pada tahun 1948, Dr. Yap Kie Tiong putera Dr. Yap Hong Tjoen, kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya dinegeri Belanda dengan meraih gelar doktor dibidang penyakit mata. Dr. Yap Hong Tjoen telah mempersiapkan penerusnya untuk melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat. Untuk itu melalui Akte Notaris No. 53 tanggal 17 Juni 1949 dihadapan Notaris J. Hofstade di Semarang, Dr. Yap Hong Tjoen menyerahkan kuasa penuh kepaha Dr. Yap Kie Tiong mengenai segala sesuatunya yang berkaitan dengan Centrale Vereeninging tot bevordering der Oogheelkunde in Nederlandsch-Indie (CVO), Vorstenlandsch Blinden Instituut, dan Rumah Sakit Mata Dr. Yap. Setelah menyerahkan kuasa penuh kepada puteranya, Dr. Yap Hong Tjoen meninggalkan Indonesia pada bulan Juni 1949 dan meninggal dunia dinegeri Belanda. Dr. Yap Kie Tiong mengemban kuasa penuh dari ayahnya, hingga wafatnya tanggal 9 Januari 1969. Sebelum meninggal dunia, Dr. Yap Kie Tiong sempat menulis sepucuk surat wasiat berkaitan dengan kelangsungan Rumah Sakit Mata Dr. Yap yang ditujukan kepada Kanjeng Gusti Paku Alam VIII, Bapak Soemitro Kolopaking, Mr. Soemarman, dan dua anggota lain yang tidak disebutkan namanya. Isi wasiat tersebut antara lain “permintaan mengambil alih Rumah Sakit Mata Dr. Yap guna kepentingan masyarakat”. • Masa Peralihan Dengan meninggalnya Dr. Yap Kie Tiong menyebabkan Rumah Sakit Mata Dr. Yap mengalami kekosongan pimpinan. Selaku Komisaris Stichting Vorstenlandsch Blinden Instituut sekaligus mengemban wasiat Dr. Yap Kie Tiong, Sri Paku Alam VIII berkoordinasi dengan Mr. Soemitro Kolopaking, Mr. Soemarman dan keluarga Dr. Yap Kie Tiong, yakni Ir. Yap Kie Han untuk menyikapi keberadaan Rumah Sakit Mata Dr. Yap saat itu. Untuk menjaga kelangsungan Rumah Sakit Mata Dr. Yap, Ir Yap Kie Han membantu finansial untuk mencukupi kebutuhan pengelolaan rumah sakit dan bersama Mr. Soemarman mengusahakan dokter ahli mata pengganti. Bulan April 1969 Prof. Dr. Pranowo dan dr. Gunawan dari Bagian Penyakit Mata Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada masuk, tetapi tidak bersedia menjadi pemimpin. Tanggal 1 April 1971, dr. Basarodin K. Dokter mata senior dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjabat sebagai pimpinan Rumah Sakit Mata Dr. Yap secara definitif melalui penetapan dari Pemerintah (Kep. Pres. RI No. 13032/B/Pers/720/PT/1974). • Berdirinya Yayasan Rumah Sakit Mata Dr. Yap Prawirohusodo. Pada tanggal 9 November 1972 badan hukum yang mengelola Rumah Sakit Mata Dr. Yap resmi didirikan dengan nama Yayasan Rumah Sakit Mata Dr. Yap Prawirohusodo. Sebagai pendirinya adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Paku Alam VIII, Raden Adipati Ario Soemitro Kolopaking Purbonegoro, Ir. Nicholas Tjandi Rosari (selaku kerabat dan kuasa keluarga Dr. Yap), dan Ir. Yap Kie Han (adik kandung Dr. Yap Kie Tiong). Tujuan Yayasan Rumah Sakit Mata Dr. Yap Prawirohusodo pun dapat dikatakan sama dengan tujuan CVO, yaitu: 1. memajukan dan meningkatkan ilmu pengetahuan penyakit mata di Indonesia; 2. memberantas penyakit mata dalam arti yang seluas-luasnya Adapun untuk mencapai tujuan tersebut ditetapkan usaha-usaha yang akan dan sedang dilakukan yayasan, sebagai berikut: Pada tahun 1987 dilakukan perubahan atas susunan pengurus Yayasan Rumah Sakit Mata Dr. Yap Prawirohusodo. Susunan pengurus Yayasan Rumah Sakit Mata Dr. Yap Prawirohusodo yang baru, terdiri dari seorang pelindung yaitu Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII, tiga orang penasehat, seorang ketua yaitu KGPH H. Mangkubumi, tiga orang wakil ketua, dua orang sekretaris, dua orang bendahara, dan tujuh orang anggota. Selain itu juga ditetapkan pengurus harian yang terdiri dari masing-masing seorang ketua, sekretaris, dan bendahara, serta dua orang anggota. Comments (9)
![]() great doctor
written by agus sunata, May 25, 2007
dr yap merupakan salah sati tokoh peranakan yg idealis,namun saya tidak memiliki biodata dr yap,jikalau ada yg dapat membantu saya dalam mecari biografi dr yap tjong hoen saya akan sangat berterima kasih.tolong beri kabar ke email saya di
Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
terima kasih KOnsultasi
written by Gunawan HP, July 25, 2007
Ibu saya, usia 72 th. Tanpa diketahui sebabnya terjadi penurunan fungsi penglihatan. Upaya pengobatan hanya diberi obat dan minum jus Wortel yang setelah 9 bulan berjalan tidak ada perubahan, bahkan mata kiri tidak bisa melihat sama sekali sedangkan mata kanan hanya bisa melihat gelap terang. Saking paniknya, saya menjelajah internet untuk menelusuri sumber berita yang pernah saya dengar bahwa di penang ada dokter bagus yang dapat melakukan surgeon pada retina mata. Akhirnya saya temukan Gleneagles Hospital di penang dan setelah b ikin apointment saya datang dan periksa kesana. Ternyata mata Ibu saya terjadi pendarahan pada retina mata, saat dperiksa terdapat darah diantara korne dan retina, kemudian esoknya dilakukan operasi. Besar harapan saya Ibu saya akan langsung dapat melihat pasca operasi saat verban penutup mata dibuka pada mata kirinya. Ternyata dibutuhkan proses kira-kira 2 bulan. Namun pemerikasaan ulang sebelum Ibu saya diijinkan pulang pada hari ketiga, terlihat ada luka parut pada otot mata dan otot2 matanya juga lemah. Dokter mengatakan kemungkinan kemampuan melihat pasca operasi hanya 5 - 10 % akibat kondisi diatas. Saya panic sekali, apalagi dokter menjadwalkan operasi lagi pada mata kanannya pada awal september mendatang. Saya pesimis untuk mendapatkan hasil yang optimal pasca operasi mata kanan yang akan datang. Akhirnya saya berpikir kemungkinan cangkok mata, dengan donatur mata adalah anak2 nya yang bersedianya menyumbangkan satu matanya untuk Ibunda tercinta. Namun saya tidak tahu harus bagaimana dan kemana akan mencari solusi atas kondisi mata ibu saya ini. Melalui tulisan dan ungkapan saya ini, besar harapan untuk mendapatkan saran, masukan dari yang sudah pengalaman atau ahlinya.
Wass.Wr.Wb. Yang sedang Prihatin, Gunawan Hadi Prabawa. Jawaban untuk Gunawan
written by dr. Nurfifi A,SpM, July 28, 2007
Hallo Gunawan,
Terima kasih atas konsultasinya, tetapi sayang salah masuk ya, sebaiknya masuk ke menu Konsultasi. Tapi ya nggak apa2. Setelah membaca seluruh isi surat Gunawan saya mempunyai sedikit gambaran bahwa kelainan mata ibunda ada di bagian Vitreo Retina. Perdarahan yang terjadi bisa disebabkan berbagai macam penyakit seperti Kencing Manis, Hipertensi dan lain2. Penyakit Vitreo Retina ini memang sulit penanganannya karena mengenai saraf. Sedangkan cangkok mata yang biasa diberitakan sebetulnya hanya cangkok kornea saja, jadi tidak keseluruhan bolamata karena memang saraf tidak mungkin dicangkokkan. Kalau kornea ibunda masih jernih, maka tidak perlu dilakukan cangkok mata. Mengenai operasi mata kanan, maka keberhasilannya tergantung juga keadaan retina ibunda. Disini saya tidak tahu apakah mata kanan penyakitnya sama dengan mata kiri atau mungkin hanya kekeruhan lensa saja (katarak), saya kira dokter di Penang bisa menjelaskan seberapa besar kemungkinan keberhasilan operasi untuk mata kanan. Demikian Gunawan jawaban kami, semoga puas. Ikut prihatin. Wass wr wb. dr. Nurfifi A,SpM. Lengkep
written by tjamboek berdoeri, February 25, 2008
soedah ada sedjarahnja siansing Yap Hong Tjoen di http://tjamboek28.multiply.com/ semoga berfaedah
bertanya
written by ocha, June 09, 2008
aku mau tanya gimana proses pencangkokan mata, apakah ada dampak kebutaan nantinya dan berapa biaya pencangkokannya. terima kasih
Jawaban Ocha.
written by dr. Nurfifi Arliani,SpM., June 11, 2008
Hallo Ocha.
Ma'af jawabnya lambat, soalnya tanyanya tidak di fasilitas Konsultasi sih. Proses cangkok mata meliputi sebelum operasi, selama operasi dan sesudah operasi. Sebelum operasi resipien (penerima kornea) harus diperiksa apakah ideal untuk dicangkok kornea, selama operasi prosedur hanya perlu waktu kira2 1 jam, sesudah operasi dikontrol rutin sesuai anjuran dokter. Kegagalan terjadi bila ada infeksi, penolakan dari tubuh penerima (graft rejecting). Demikian jawaban kami. Salam. dr. Nurfifi A,SpM. Comments 10 1818 written by Ashley 181843, September 10, 2008
nice1ee timex ironman watch jewelry watches
- ryanair flights crete - http://184.maitreya.az.pl | cheat flights to australia from new zealand - http://19.ready.az.pl/137.html | virgin flights to tenerife - cheap flights cardiff to orlando - casino pc games slots - cheap flights from amsterdam to london - last minute deals un unfilled flights to europe - Write comment
|
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|










sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak