Home arrow Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan
Kelainan Refraksi Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

KELAINAN REFRAKSI
Kelainan refraksi adalah penurunan ketajaman penglihatan yang dapat dikoreksi dengan kaca mata.
Ketajaman penglihatan dikatakan normal apabila mata tanpa akomodasi dapat dengan jelas melihat gambar/ tulisan pada jarak 6 meter dengan sudut pandanng 5º (sudut visualis).

Macam-macam kelainan Refraksi
• Mata Miop sering dikatakan rabun jauh. Yaitu penurunan ketajaman penglihatan jauh jika dibanding dengan orang normal. Kelainan ini dapat ditolong dengan pemberian kaca negatif / cekung. Prosentase penderita ini paling banyak.
• Mata Hipermetrop. Yaitu penderita dengan kelainan ini mengeluh ketajaman penglihatannya kabur baik jauh maupun dekat. Kelainan ini dapat dikoreksi dengan lensa positif / cembung. Keadaan ini banyak timbul pada anak-anak, terutama anak yang lahir prematur, dengan bertambahnya usia maka terjadi pertumbuhan bola mata sehingga ukuran koreksi lensanya menurun.
• Mata Asigmatisma. Yaitu kelainan ketajaman penglihatan disebabkan karena penderita tidak dapat melihat sama jelas pada gambar disatu bidang datar. Hal ini disebabkan karena kelengkungan kornea, pasca infeksi, dan pasca bedah kornea.

Selengkapnya...
 
Retinopati Diabetika Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

• Merupakan salah satu komplikasi Diabetes Melitus (DM) pada mata yang paling banyak menyebabkan kebutaan menetap.
• Terjadinya seiring dengan lamanya menderita DM. Makin lama DM diderita makin tinggi kemungkinan terjadinya retinopati.
• Resiko menderita Retinopati DM tinggi yaitu 60% pada penderita yang menderita DM > 15 tahun, resiko juga meningkat pada orang muda penderita DM.
• Angka kebutaan Retinopati Diabetika adalah ±30%.

Retinopati Diabetika ditandai dengan adanya gangguan pembuluh darah diretina berupa kebocoran, sumbatan dan pada tahap selanjutnya timbul pembuluh darah abnormal yang sangat rapuh dan mudah menimbulkan pendarahan dengan segala akibat yang merugikan.

Kebutaan pada Retinopati Diabetika dapat dikurangi dengan deteksi dan penanganan yang memadai termasuk kontrol teratur.
Penganan dengan sinar Laser bertujuan meringankan akibat kebocoran pembuluh darah serta menghilangkan pembuluh darah abnormal sehingga kemungkinan terjadinya kebutaan dapat dikurangi.
Sinar Laser tidak dapat mengembalikan fungsi penglihatan yang sudah rusak akibat Retinopati Diabetika. Pasca penyinaran laser penderita Retinopati Diabetika masih perlu di follow-up secara teratur, karena mungkin diperlukan terapi laser tambahan.

Selengkapnya...
 
Katarak Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail

Katarak adalah proses kekeruhan lensa mata karena terganggunya metabolisme lensa. Katarak dapat menimbulkan kebutaan, tetapi kebutaan oleh katarak dapat ditanggulangi. Prevalensi kebutaan katarak di Indonesia sebesar 1,47% pada tahun 1994, dan yang terbesar karena katarak senilis/ ketuaan.

Pembagian Katarak
• Katarak Seilis / Ketuaan, yaitu katarak yang timbul setelah umur 40 tahun, proses pasti belum diketahui, diduga karena ketuaan/ degenaasi.
• Katarak Kongenital, yaitu katarak yang timbul sejak dalam kandungan atau timbul setelah dilahirkan, umumnya disebabkan karena adanya infeksi, dan kelainan metabolisme pada saat pembentukan janin. Katarak Kongenital yang sering timbul karena infeksi saat ibu mengandung, terutama pada kehamilan 3 bulan pertama. Penyakit yang dapat menyebabkan katarak: Toksoplasmosis, dan Rubella/ German measle
• Katarak Traumatika, yaitu katarak yang dapat menyerang semua umur, biasanya karena pasca trauma baik tajam maupun tumpul pada mata terutama mengenai lensa.
• Katarak Komplikata, adalah katarak yang timbul pasca infeksi mata.

Selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 10 - 12 dari 12
Advertisement
Advertisement
Konsultasi
Komentar Pengunjung
Komentar terbaru dari pengunjung :
STRABISMUS (3 komentar) Saturday, 17 November 2018
Deteksi Dini & Pemeriksaan Mata (15 komentar) Saturday, 17 November 2018
PEMBERITAHUAN (5 komentar) Friday, 16 November 2018
Poliklinik (46 komentar) Thursday, 15 November 2018
Uvea dan Imunologi (22 komentar) Thursday, 15 November 2018
Mata Kering (Dry Eye) (57 komentar) Thursday, 15 November 2018
Pendaftaran Pasien (327 komentar) Wednesday, 14 November 2018
© 2018 Rumah Sakit Mata Dr. Yap
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.