Home arrow Home

SEPUTAR OBAT Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Pelayanan
Bagiamana Menggunakan Tetes Mata dan Salep Mata yang Baik?
 
 
Obat tetes mata dan salep mata merupakan sediaan yang pembuatannya dilakukan secara steril (bebas kuman) sehingga dalam penggunaannya harus diperhatikan. Pemakaian tetes mata dan salep mata yang baik akan menunjang keberhasilan terapi.
 
Tetes Mata adalah cairan, gel, emulsi dan suspensi steril yang mengandung satu atau lebih dari zat aktif, tanpa atau dengan penambahan zat tambahan yang sesuai. Sediaan ini digunakan pada mata dengan cara meneteskan obat tersebut pada selaput lendir di sekitar kelopak dan bola mata.
  • Sediaan suspensi dan emulsi pada umumnya berwarna keruh, sebelum digunakan sebaiknya dikocok terlebih dahulu
  • Sediaan gel mempunyai viskositas dan perlakukan yang sama dengan salep
Sediaan tetes mata yang ada di pasaran biasanya dikemas dalam bentuk botol, tube, ninidose, yaitu bentuk strip yang terdiri dari botol-botol kecil.
 
Salep Mata adalah sediaan setengah padat, digunakan pada mata dengan cara dioleskan. salep mata biasanya dikemas dalam bentuk tube. Tujuan utama penggunaan sediaan salep yaitu untuk memperlama kontak obat dengan permukaan mata.
 
Cara Pemakaian Tetes Mata dan salep Mata yang Baik
1. Cuci tangan dengan air dan sabun
2. Kocok obat hingga tercampur merata (untuk tetes mata)
3. Tengadahkan kepala, tarik kebawah kelopak mata bawah sampai membentuk cekungan
4. Tempatkan botol tetes mata atau salep dekat dengan matam jangan sampai menyebtuh mata, wajah atau permukaan lain
5. Arahkan mata melihat keatas

6. Teteskan tetes mata sesuai dengan aturan pakai (untuk tetes mata)
7. Oleskan salep mata di dalam cekungan mata sepanjang 1 cm atau sepanjang cekungan mata

8. Pejamkan mata selama 1-2 menit, jangan mengkedip-kedipkan mata
9. Bersihkan kelebihan tetes atau salep yang tercecer mengenai wajah
10. Beri jarak pemakaian lebih dari satu macam tetes mata atau salep mata
  • Berikan jarak minimal 5 menit dengan mendahulukan pemakaian tetes mata
  • baru pakailah salep mata dan beri jarak 10 menit
11. Bila memakai lensa kontak, lepas dan pasang kembali sekitar 15 menit setelah pemakaian tetes mata atau salep mata.
12. Tutup kembali tetes dan salep mata anda, jangan mencuci ujungnya.
 
 
 
Informasi lebih lanjut :
Instalasi Farmasi RS Mata "Dr. Yap"
setiap senin s/d sabtu pukul 08.00 - 19.00 WIB
Telp : 0274-562054, 547448 atau 08882700774
 
Mata Kering (Dry Eye) Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Pelayanan
MATA KERING (DRY EYE)
 

 
Mata Kering / Dry Eye terjadi pada orang dengan produksi lapisan air mata tidak seimbang baik kualitas maupun kuantitasnya. Fungsi lapisan air mata kan memberikan pelumasan di permukaan bola mata sehingga menjadi jernih dan licin, maka orang dapat melihat dengan nyaman.
 
Lapisan air mata terdiri dari :
1. Lapisan Lemak/Minyak, merupakan lapisan terluar yang berhubungan dengan udara luar, dihasilkan oleh kelenjar kecil-kecil di pinggir kelopak mata yang disebut kelenjar meibom dan berfungsi untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata.
2. Lapisan Air, terletak di bagian tengah dan dikenal sebai air mata, dihasilkan oleh kelenbjar kecil-kecil tersebar di konjungtiva (selaput halus tipis menyelubungi bola mata dan kelopak mata), selain itu juga dihasilkan oleh kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang berfungsi untuk membersihkan mata serta mengeluarkan benda asing atau irritan.
3. Lapisan Lendir, merupakan lapisan paling dalam yang kontak langsung dengan mata yakni komjungtiva dan kornea, dihasilkan oleh konjungtiva dan menyebabkan air mata menempel pada mata.
 
Penyebab Mata Kering :
1. Produksi Air Mata Berkurang
 a) Usia Bertambah Tua : sering dijumpai pada wanita yang sudah menopause, tetapi dapat juga terjadi pada usia berapapun baik laki-laki dan wanita.
 b) Akibat pemakain obat-obatan jangka panjang seperti antihistamin, antidepresan, kontrasepsi oral, obat tukak lambung, betabloker, obat-glaukoma dan obat anesthesi.
 c) Kelaianan Kongenital
 
2. Penguapan Air Mata Berlebihan
 a) Lapisan lemak air mata terlalu tipis
 b) Kelopak mata tidak dapat menutup dengan sempurna/normal, berkedip tidak normal (biasanya pada orang-orang hipertitoid atau pasca trauma)
 c) Lingkungan udara kering : AC, Hairdryer, iklim kering, polusi udara rokok, debu, angin dan gurun pasir
 d) Parut kornea, penderita allergi
 e) Penyakit kelenjar meibom
 
Gejala & Tanda Mata Kering : 
- mata terasa kering, gatal, panas, merah, pedih dan mata berair
- lengket dan mengeluarkan kotoran berlendir, ada sensasi seperti "klilipan" atau kemasukan benda asing
- mata menjadi lebih sensitive terhadap asap rokok, panas matahari, angin, tempat ber-AC atau udara kering
- mata mudah lelah jika untuk membaca, melihat TV atau di depan komputer.
- mata sering terasa kabur terutama di pagi dan sore hari dan akan ,enjadi lebih jelas setelah berkedip.
 
Cara Pemeriksaan Mata Kering :
1. Dilakukan tes uji Schimer yang berguna untuk mengukur produksi air mata
    Kertas filter schimer ditempelkan pada kantung kelopak bawah selama 5 menit (Normal jika kertas filter basah pada angka 10-30 mm)
2. Dilakukan Tear Break Up Time (BUT) untuk mengukur kualitas kstabilan air mata
    Dikatakan normal jika mata diminta berkedip kemudian kedip ditahan apabila lapisan air mata tidak mengalami perubahan antara 20-30 detik.
 
Perawatan dan Terapi :
Terapi antara pasien satu dengan yang lain berbeda tergantung dari seberapa berat kondisi mata keringnya dan apa penyebabnya. Dokter mata pada umumnya akan memberikan tetes mata buatan (artificial tears) yang membantu mengurangi gejala diatas (sebaiknya dipilih yang tanpa pengawet). Pengguna lensa kontak sebaiknya melepaskan kontak lensanya sebelum memberikan tetes mata air buatan.
 
Perawatan di rumah yang dapat dilakukan :
- Memakai kacamata pelindung untuk mencegah tiupan angin dan panas matahari
- Hindari tiupan AC-Hydryer langsung pada mata
- Usahan kelrembaban rumah antara 30-50 %
- Memakai obat tetes mata pelembab, lubrikan sediaan gel sebelum gejala memberat
- Mata kadang dikompres dengan air hangat atau digosok dengan baby oil agar mendapatkan lipid lebih tebal
- Jangan menahan berkedip, tutup mata selama 10 detik setiap 10 menit setelah mata terbuka sehingga akan memberikan rasa nyaman pada mata
 
Pelayanan Mata Kring/Dry Eyes : setiap hari kerja
Pendaftaran via telpon :
0274-544744, 550380 atau 088802811256
 
Informasi lebih lanjut :
Seksi Hukum & Humas
Hp : 088802811255; PIN BB 326AE889; WhatsApp 0274-9411620
E-mail : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Yahoo Messenger : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Facebook : Humas Rsmyap
Twitter : @Rsmata_DrYap
 
Lensa Kontak Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Pelayanan
LENSA KONTAK
 
 
Lensa Kontak merupakan bahan bening tipis seperti plastik yang berbentuk seperti mangkok sehingga akan terpasang kuat pada permukaan kornea. Oleh karena lensa kontak menempel pada lapisan air mata yang meliputi seluruh permukaandepan mata, maka setiap berkedip, kelopak mata akan menggerakkan lensa kontak sedikit. Gerakan ini berguna untuk melumasi dan memberikan oksigen pada kornea.
 
Jenis-Jenis Lensa Kontak menurut bahan dasarnya :
1. Lensa Kontak Lunak (Soft Lenses)
    Terbuat dari bahan hidrogel atau silikon
    Menyerap banyak air sehingga flexibel, memerlukan pembersihan secara berkala
    Mudah adaptasi, lebih nyaman dipakai
    Memungkinan lepas sedikit saat aktivitas berlebihan
    Tersedia dalam bermacam warna
    Perawatan lebih rumit, mudah terjadi irritasi atau infeksi pada mata
2. Lensa Kontak Keras (Hard Lenses)
    Terbuat dari bahan PMNA (polimethil metacrylat) atau dicampur dengan silikon
    Lensa kontak keras generasi akhir dapat dilalui oleh gas oksigen atau udara, sehingga    
    Oksigenasi pada kornea tetap berjalan bagus
    Memberikan tajam penglihatan lebih baik
    Mudah perawatannya, dapat dipakai jangka panjang
    Kurang nyaman saat dipaki, adaptasi lebih lama
 
Resiko Pemakaian lensa kontak :
Lensa Kontak merupakan benda asing yang menempel pada permukaan kornea sehingga mudah menimbulkan irritasi, alergi atau trauma bahkan infeksi jika tergores pada kornea.
Apabila terlalu lama dipakai akan menimbulkan bengkak pada kornea sehingga menyebabkan kornea mudah tergores atau abrasi
Sebagaian pemakai lensa kontak mengalami deposit/endapan protein (berasal dari air mata) menempel di permukaan lensa kontak sehingga menimbulkan permukaan kornea tidak licin.
Lensa kontak membutuhkan cairan pembersih sehingga sebagaian pemakai lensa kontak ada juga yang mengalami allergi terhadap bahan pengawet cairan pembersih tersebut.
 
Cara Pencegahan Komplikasi :
1. Ikuti petunjuk dokter dan rekomendasi dari pembalut lensa kontak atau dari petugas optik
2. Jangan membersihkan lensa kontak dengan air kran atau air sumur, memakai lensa kontak saat mandi dengan air panas
3. Jika berenang/menyelam maka pemakai lensa kontak harus memakai kacamata yang kedap air
4. Setiap malam lensa kontak sebaiknya dibersihkan/dilakukan dis-infeksi
5. Cuci tangan setiap melakukan pemasangan dan pelepasan lensa kontak.
6. Hentikan pemakaian lensa kontak jika muncul tanda dan gejala berikut : mata merah, berair, sakit saat melepas lensa kontak, silau, kabur dan ada perasaan tidak nyaman dimata setelah lensa kontak terpasang.Apabila dijumpai tanda-tanda diatas maka SEGERA periksakan ke dokter spesialis mata terdekat.
 
 
Layanan Klinik Lensa Kontak :
Setiap hari Jumat oleh dr. Enni Cahyani Permatasi, Sp.M, M.Kes
Pendaftaran lewat Telpon 0274-544744, 550380 atau 088802811256
 
Informasi lebih lanjut :
Seksi Hukum dan Humas
0274-544744 ext 200 
Hp : 088802811255; PIN BB 326AE889; WhatsApp 0274-9411620
E-mail : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Yahoo Messenger : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Facebook : Humas Rsmyap
Twitter : @Rsmata_DrYap
 
 
Deteksi Dini & Pemeriksaan Mata Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

DETEKSI DINI & PEMERIKSAAN MATA BAGI MASYARAKAT

DALAM RANGKA HKN KE 47 KOTA YOGYAKARTA

 

 

Tiap-tiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk sehat. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjadi pusat kebijakan dalam bidang kesehatan secara nasional yang  diamanahi untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. Begitu juga peran serta secara aktiv dari pihak swasta untuk mendukung dan mewujudkan cita-cita tersebut.

Sebagai lembaga pelayanan kesehatan khusus mata RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta pun turut serta mensukseskan dan berpartisipasi salah satu agenda pemerintah, yaitu Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 47 yang jatuh pada 12 Nopember 2011 yang lalu. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyiapkan berbagai kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 47 Tahun 2011 yang bertajuk “Jogja Cinta Sehat”. Ini sesuai dengan tema HKN secara nasional yaitu “Indonesia Cinta Sehat”. Terkait hal tersebut, RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan acara untuk peringatan HKN 2011 ini. Kegiatan acara tersebut diwujudkan dengan diadakannya Deteksi Dini & Pemeriksaan Mata Bagi Masyarakat. Acara tersebut digelar pada Minggu (27/11) di Ops room lt.1 komplek Balaikota Yogyakarta. Sekitar 45 pasien yang tergolong masyarakat kurang mampu mendapatkan pelayanan tersebut. Pasien-pasien tersebut berasal dari rekomendasi masing-masing wilayah kerja seluruh puskesmas yang berada di Kota Yogyakarta. Selain deteksi dini & pemeriksaan mata terhadap kelainan refraksi dalam kegiatan ini juga diberikan obat-obatan secara gratis kepada masyarakat yang apabila setelah dilakukan pemeriksaan perlu diberikan obat sebagai upaya tindakan pencegahan. Selain itu dalam kegiatan Deteksi Dini & Pemeriksaan Mata Bagi Masyarakat ini juga akan diberikan kacamata secara gratis bagi 10 orang pasien yang dari hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pasien yang bersangkutan  benar-benar membutuhkan kacamata guna menunjang aktivitas kegiatannya sehari-hari. Kedepan kegiatan seperti akan rutin dilakukan RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta sebagai salah satu upaya wujud kepedulian terhadap menurunkan angka kebutaan yang terjadi di dalam masyarakat.

 
Pemeriksaan Mata Gratis Untuk Paguyuban Tukang Becak Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

PEMERIKSAAN MATA GRATIS PAGUYUBAN TUKANG BECAK

Dalam Rangka Peringatan World Sight Day 2011

    

RS Mata Dr.Yap Yogyakarta mengerahkan beberapa tenaga medisnya dalam kegiatan pemeriksaan mata secara gratis bagi paguyuban tukang becak yang berlangsung di Rawat Jalan VI RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta pada Jumat 11 November 2011. Kegiatan tersebut dalam rangka rangkaian peringatan Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day 2011) yang setiap tahun jatuh pada hari Kamis minggu kedua di bulan Oktober. Kegiatan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB- selesai, sekitar 75 orang pasien yang tergabung dalam Paguyuban Tukang Becak mendapatkan pelayanan tersebut, program kegiatan pemeriksaan mata secara gratis ini merupakan program rutin yang diselenggarakan RS Mata Dr.Yap Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu wujud kegiatan sosial  yang dilakukan karena kepedulian RS Mata “Dr.Yap” Yogyakarta terhadap angka kebutaan di masyarakat yang sebenarnya bisa dicegah apabila dideteksi secara dini.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day 2011) yang sebelumnya sudah dilakukan pada 6 Oktober 2011 lalu, kegiatan WSD ini telah melakukan pemeriksaan screening terhadap 27 Lansia di  Panti Sosial Tresna Wredha (PSTW) Budi Luhur Kasongan Bantul dan didapatkan 5 Lansia menderita katarak dan telah melakukan operasi katarak secara gratis pada 26 Oktober 2011 lalu di RS Mata Dr. Yap” di lanjutkan dengan kegiatan yang sama pemeriksaan mata gratis bagi lansia di RW 04 Kelurahan Terban, Gondokusuman, Yogyakarta sekitar 150 warga mendapatkan pelayanan tersebut dan didapatkan bahwa lansia yang membutuhkan kacamata sebanyak 81 orang, menderita katarak 6 orang, tetapi yang memenuhi kriteria operasi gratis hanya 2 orang dan sudah dilakukan operasi gratis di RS Mata Dr. Yap”. Selain pemeriksaan dilakukan PSTW Budi Luhur Kasongan Bantul dan di Balai RW 04 kelurahan Terban, pada Jumat 14 Oktober juga dilakukan kegiatan serupa yang dilaksanakan di Rawat Jalan VI RS Mata Dr.Yap Yogyakarta, pada saat itu pemeriksaan diperuntukan bagi juru parkir, PKL dan pedagang asongan yang kesehariaanya berada disekitar RS Mata Dr.Yap Yogyakarta. Dari kegiatan tersebut sebanyak 30 PKL dan juru parkir diperiksa dengan hasil 29 PKL membutuhkan kacamata dan 1 orang katarak.

Dalam sebuah penelitian yang dirilis World Health Organization (WHO) badan kesehatan PBB menyebutkan bahwa, 80% dari semua gangguan penglihatan dapat dihindari atau disembuhkan, 284 juta orang tunanetra di seluruh dunia, 39 juta buta dan 245 memiliki low vision, sekitar 90% dari penduduk dunia tunanetra hidup di negara-negara berkembang. Secara global, kesalahan bias dikoreksi adalah penyebab utama dari gangguan visual tetapi di negara-negara menengah/ berkembang dan berpenghasilan rendah tetap katarak sebagai penyebab utama.  Hal tersebut juga senada dengan data yang ada di RS Mata Dr.Yap Yogyakarta yang  menyebutkan pada tahun 2010 tercatat sebanyak 3724 pasien katarak, disusul glaukoma sebanyak 1558 orang, gangguan retina 1540 dan kelainan kornea 1520. Jumlah ini setara dengan urutan data menurut data dari Kementrian Kesehatan RI (1996), yakni katarak 0.78 %, glaucoma 0.2 %, Kelaianan Refraksi 0.14 %, Kelaianan retina 0.13 % dan kelaianan kornea 0.10 %.

 
Peringatan World Sight Day 2011 Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

PEMERIKSAAN MATA & PEMBERIAN KACAMATA GRATIS bagi LANSIA dan PKL

Dalam Rangka Peringatan World Sight Day 2011


RS Mata Dr.Yap Yogyakarta mengerahkan beberapa tenaga medisnya dalam kegiatan pemeriksaan mata yang berlangsung di Balai RW 04 kelurahan Terban, Gondokusuman Yogyakarta pada Kamis 13 Oktober 2011. Kegiatan tersebut dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day 2011) yang setiap tahun jatuh pada hari kamis minggu kedua bulan oktober. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Lebih dari 120 lansia warga RW 04 Terban mendapatkan pelayanan tersebut, program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata secara gratis ini merupakan program rutin yang diselenggarakan RS Mata Dr.Yap Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu wujud kegiatan sosial  yang dilakukan karena kepedulian terhadap angka kebutaan di masyarakat yang sebenarnya bisa dicegah apabila dideteksi secara dini. Dari kegiatan pemeriksaan gratis di RW 04 Kelurahan Terban didapatkan bahwa lansia yang membutuhkan kacamata sebanyak 81 orang, menderita katarak 6 orang (akan dilakukan operasi gratis di RS Mata Dr. Yap) dan 4 orang dirujuk ke RS Mata Dr. Yap atau ke RSUP Dr. Sardjito. Selain pemeriksaan dilakukan di Balai RW 04 kelurahan Terban, pada Jumat 14 Oktober juga dilakukan kegiatan serupa yang dilaksanakan di Rawat Jalan VI RS Mata Dr.Yap Yogyakarta, untuk kali ini pemeriksaan diperuntukan bagi juru parkir, PKL dan pedagang asongan yang kesehariaanya berada disekitar RS Mata Dr.Yap Yogyakarta. Dari kegiatan ini sebanyak 30 PKL dan juru parkir diperiksa dengan hasil 29 PKL butuh kacamata dan 1 orang katarak. Sebelumnya 6 Oktober 2011 kegiatan WSD ini juga telah dilakukan pemeriksaan screening terhadap 27 Lansia di PSTW Budi Luhur Kasongan Bantul dan didapatkan 6 Lansia akan dilakukan operasi katarak secara gratis di RS Mata Dr. Yap.

Data di RS Mata Dr.Yap Yogyakarta menyebutkan pada tahun 2010 tercatat sebanyak 3724 pasien katarak, disusul glaukoma sebanyak 1558 orang, gangguan retina 1540 dan kelainan kornea 1520. Jumlah ini setara dengan urutan data menurut data dari Kementrian Kesehatan RI (1996), yakni katarak 0.78 %, glaucoma 0.2 %, Kelaianan Refraksi 0.14 %, Kelaianan retina 0.13 % dan kelaianan kornea 0.10 %, ungkap H. Agus Pujianto selaku Ka. Seksi Hukum dan Humas RS Mata “Dr. Yap”

 
PENANDATANGANAN KERJASAMA Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

KERJASAMA PENDIDIKAN ANTARA

RS MATA “Dr. Yap” dengan UKRIDA Jakarta


Sesuai dengan salah satu misi RS Mata “Dr. Yap” Yogyakarta bahwa RS Mata “Dr. Yap” ikut mengembangkan ilmu kesehatan mata melalui pendidikan, penelitian dan pelatihan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat maka pada tanggal 12 Oktober 2011 diadakan penandatanganan naskah kerjasama di Ruang Komite Medis RS Mata “Dr. Yap” antara RS Mata “Dr. Yap” dengan Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) Jakarta tentang pendidikan kepaniteraan klinik bagi  dokter-dokter muda UKRIDA untuk belajar tentang ilmu kesehatan mata di RS Mata “Dr. Yap”. Penandatanganan ini disaksikan oleh Ketua Yayasan DR. Yap Prawirohusodo GBPH H. Prabukusumo, S.Psi dan Rektor UKRIDA Pdt. Dr. Aristarchus Sukarto, B.A, M.Th serta Dekan FK UKRIDA DR. dr. Mardi Santoso,DTM&H, Sp.PD,-KEMD, FINASIM, FACE.  Dalam sambutannya dr. Nunuk Maria Ulfah, Sp.M, M.Kes selaku Direktut RS Mata “Dr. Yap” mengatakan bahwa kerjasama dengan UKRIDA ini sudah berlangsung sejak 2007 tetapi tidak sebanyak tahun ini dokter-dokter muda yang dikirimkan(tahun 2010 s/d sekarang total 200 dokter muda), dengan kerjasama ini diharapkan bahwa dokter-dokter muda ini akan lebih paham bagaimana proses menangani pasien dengan keluhan mata di masyarakat nantinya.  

Sementara itu Dekan FK UKRIDA DR. dr. Mardi Santoso, mengatakan bahwa RS Mata “Dr. Yap” sudah memenuhi syarat untuk dijadikan RS Pendidikan Eksilensi karena dari segi SDM yang profesional dan kelengkapan alat-alat penunjang medis yang sudah memenuhi standart dari pemerintah khususnya Kemenkes, untuk itu pihak UKRIDA berjanji akan membantu proses perijinannya agar RS ini dapat dijadikan RS Pendidikan Eksilensi.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 57 - 63 dari 155
Advertisement
Advertisement
Konsultasi
Komentar Pengunjung
Komentar terbaru dari pengunjung :
PENGHARGAAN PERSI-AWARD 2010 (30 komentar) Monday, 26 June 2017
KUNJUNGAN RSKG TEJA HUSADA MALANG (10 komentar) Monday, 26 June 2017
Kunjungan Klinik Mata Tritya Surabaya di Rumah Sakit Mata "Dr. Yap" Yogyakarta (13 komentar) Saturday, 24 June 2017
Pelantikan Jajaran Direksi Baru Periode 2014 - 2019 RS Mata “Dr. Yap” Yogyakarta (8 komentar) Saturday, 24 June 2017
KONJUNGTIVITIS (17 komentar) Saturday, 24 June 2017
Pengumuman Lolos Seleksi Administrasi Tenaga Akuntansi (8 komentar) Saturday, 24 June 2017
Syawalan Keluarga Besar RS Mata "Dr. Yap" (1 komentar) Saturday, 24 June 2017
© 2017 Rumah Sakit Mata Dr. Yap
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.