Home arrow Home

Kunjungan PT ASKES (Persero) Kantor Regional VI Semarang Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

KUNJUNGAN PT ASKES (Persero) KANTOR REGIONAL VI SEMARANG

Visi dari Rumah Sakit Mata Dr. Yap adalah menjadi pusat pelayanan kesehatan mata yang profesional dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat serta dapat bersaing secara global di tahun 2020. Salah satu langkah yang dilakukan oleh RS Mata Dr. Yap adalah dengan mengadakan kerjasama pelayanan kesehatan kepada berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta diantaranya adalah PT ASKES (Persero).

Selasa 01 Mei 2012 RS Mata Dr. Yap telah kedatangan tamu dari PT ASKES (Persero) Kantor Regional VI Semarang yang diwakili oleh Kepala Bidang operasional Divisi Regional VI dr. Veronica Margo Susilowati, M.Kes, AAK didampingi oleh Kepala Cabang Utama PT ASKES (Persero) Yogyakarta dr. Gatot Subroto, M.Kes. Dalam sambutannya dr. Veronica berharap bahwa kerjasama antara RS Mata Dr. Yap dengan PT ASKES (Persero) dapat segera terlaksana awal bulan juni tahun ini, sehingga harapan peserta askes untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mata di rumah sakit ini segera terkabul dengan menggunakan haknya sebagai peserta askes.

Sementara itu Direktur RS Mata Dr. Yap, dr. Nunuk Maria Ulfah, Sp.M, M.Kes saat menerima rombongan mengatakan bahwa dengan kunjungan ini menunjukkan keseriusan PT ASKES (Persero) Kantor Regional VI Semarang untuk segera menjalin kerjasama pelayanan kesehatan di rumah sakit ini. Setelah ramah tamah acara dilanjutkan dengan kunjungan lapangan untuk melihat beberapa fasilitas pelayanan yang ada di RS Mata  Dr. Yap.

 
Penandatanganan MoU dengan BNI Syariah Cab. Yogyakarta Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

KERJASAMA DENGAN BANK BNI SYARIAH CABANG YOGYAKARTA

 

Untuk lebih memudahkan pelayanan administrasi bagi para pengunjung RS Mata “Dr. Yap” Yogyakarta, pada tanggal 07 Mei 2012 bertempat di Ruang Komite Medis RS Mata “Dr. Yap” berlangsung penandatangan MoU kerjasama antara Bank BNI Syariah Cabang Yogyakarta dengan RS Mata “Dr. Yap”.  Dari pihak BNI Syariah diwakili oleh Bapak Imam Hidayat Sunarto, SE selaku pimpinan BNI Syariah Cabang Yogyakarta dan dari pihak RS Mata “Dr. Yap” diwakili oleh dr. Nunuk Maria Ulfah, Sp.M, M.Kes.

Dikatakan oleh Direktur RS Mata “Dr. Yap”, bahwa kerjasama ini bertujuan untuk mempermudah pelayanan bagi para pengunjung RS Mata “Dr. Yap”, sedangkan Bapak Imam mengatakan bahwa selain untuk mempermudah layanan kerjasama ini juga meliputi pembukaan kantor kas BNI Syariah, yang mana dengan pembukaan kantor kas diharapkan masyarakat yang datang ke RS ini bukan hanya khusus para pengunjung tetapi dari masyarakat umum sehingga RS Mata “Dr. Yap” lebih dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu juga kantor kas BNI syariah ini dilengkapi dengan mesin EDC atau gesek baik untuk pembayaran tunai maupun kredit dengan “NO CHARGE” tanpa dikenai biaya.

 

 
PELATIHAN CUSTOMER SERVICE EXCELENT Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

PELATIHAN CUSTOMER SERVICE EXCELENT

Sebagai upaya untuk mencapai Visi dan Misi, serta berdasar pada paradigma dan keyakinan dasar yang ditanamkan, maka RS Mata “Dr. Yap” senantiasa berbenah diri, salah satunya dari segi Sumber Daya Manusia.

Guna  meningkatkan kualitas SDM, maka pada tanggal 27, 29 dan 30 Maret 2012 bertempat di Aula RS Mata “Dr. Yap” telah diselenggarakan In House Training dengan tema “ CUSTOMER SERVICE EXCELENT”. Bertindak sebagai provider pelatihan yaitu dari Jogja Tourism Training Center UGM.

Pelatihan customer service excellent diikuti oleh seluruh karyawan RS Mata “Dr. Yap” mulai dari lini bawah sampai tingkat atas. Diharapkan dengan pelatihan ini seluruh karyawan dapat memberikan pelayanan prima kepada customer, memiliki ketrampilan komunikasi yang baik, mampu mengatasi keanekaragaman latar belakang budaya konsumen, dan menangani komplain konsumen dengan baik sehingga pasien dan keluarga merasa puas dengan pelayanan di RS Mata “Dr. Yap”.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyematan  PIN SMILE oleh Direksi kepada perwakilan karyawan. PIN Smile ini wajib dikenakan oleh seluruh karyawan selama bertugas dan diharapkan dengan mengenakan Pin ini dapat lebih menambah semangat karyawan untuk memberikan pelayanan sepenuh hati kepada customer.

 

 

 

 
Bercak Titik-Titik Hitam (Floaters) dan Kilatan Cahaya (Flashes) di Mata Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Artikel Kesehatan Mata

  
 Kilatan Cahaya (Flashes) dan Titik-Titik Hitam (Floaters) pada Mata

 


Flashes dan Floaters adalah salah satu gelaja kelainan di mata, letaknya di dalam rongga bola mata yang disebut vitreous (badan kaca) dan retina (syaraf mata).

 

“Floaters” yaitu pasien merasakan didalam mata ada benda hitam melayang-layang dengan berbagai bentuk dan ukuran, akan terlihat jelas apabila memandang bidang yang bersih dan terang, misalnya di dinding putih.

 

“Flashes” yaitu pasien merasakan adanya kilatan cahaya didalam mata atau disebut Photopsia, dan akan lebih sering dilihat di malam hari atau di ruangan gelap.

 

Bola mata manusia bagian dalam dilapisi lapisan tipis yang disebut Retina  atau lapisan serabut syaraf mata, lapisan tipis ini sangat peka terhadap cahaya berfungsi menangkap bayangan yang masuk ke dalam mata dan diteruskan  ke bagian otak tertentu dan akan diterjemahkan sebagai benda yang dilihat .


Rongga bola mata tersebut diatas berisi seperti jelly / agar-agar jernih disebut vitreous atau badan kaca, berfungsi sebagai media refrakta yang menghantarkan cahaya masuk dari kornea ke makula di retina.

 

Apa yang menyebabkan Floaters dan Flashes ?

Floater bisa terjadi karena Vitreous mengalami degenerasi atau penuan yaitu terjadinya pencairan vitreous atau badan kaca, umumnya terjadi pada pasien umur diatas 55 tahun, akan tetapi dapat juga terjadi pada pasien umur muda, yaitu pada penderita myopia, pernah operasi mata atau pernah dilakukan laser retina dan kasus-kasus retina lainnya.

Pada waktu  Vitreous mencair ada yang menebal dan ada yang mengkerut, hal ini yang dapat mengakibatkan terlepasnya vitreous dari retina, proses ini disebut Posterior Vitreous Detachment (PVD). Bagian vitreous yang terlepas ini terlihat pasien sebagai benda melayang-layang yang kemudian disebut Floaters.

Flashes atau kilatan cahaya, terjadi karena pergesekan cairan vitreous atau tertariknya lapisan retina. Kejadian ini tidak menimbulkan rasa sakit, dapat terjadi selama beberapa hari, bahkan minggu terkadang berbulan-bulan.

 

Apa yang harus dilakukan jika mengalami Flashes atau Floaters?

Flashes dan floaters umumnya tidak berbahaya, tetapi ini ada kemungkinan menunjukkan  kondisi serius dari retina seperti : penipisan retina, ablasio atau lepasnya retina, perdarahan vitreous, dll. 

Floaters dan Flashes sebagian besar tidak perlu diobati, kecuali jika dalam pemeriksaan ada gejala robekan retina.  Oleh karena itu jika saudara mendapatkan adanya  gejala tersebut segera diperiksakan untuk memastikan apakan kondisi mata berbahaya atau tidak.


Visitech Eye CentreVisitech Eye CentreVisitech Eye Centre

Bagaimana terjadi retina robek?

Perlekatan vitreous dan retina dapat terlepas sewaktu-waktu, lokasi yang paling sering terjadi pelepasan di bagian belakang bola mata. Ada kalanya perlekatan antara vitreous dan retina sangat kuat dibagian tertentu sehingga bagian vitreous yang terlepas dapat tertarik ke bagian yang melekat erat, sehingga terjadilah robekan retina

 

Bagaimana terjadinya ablasio retina atau terlepasnya retina?

Proses lepasnya retina dari perlekatannya seperti kertas wall paper terkelupas dari dinding. Pada umumnya diawali dengan adanya robekan retina, kemudian diikuti dengan masuknya cairan melalui robekan tersebut menyusup antara retina dan bola mata yang mengakibatkan terlepasnya retina. Retina yang terlepas ini dapat mengakibatkan hilangnya penglihatan permanet.

 

Tindakan untuk menangani  Retina Robek

Dengan melekatkan kembali retina robek dengan alat “Laser Photokoagulasi” (proses pemanasan) atau” Cryopexy” (proses pembekuan),  disekeliling retina robek. Tindakan diatas bertujuan membuat  jaringan parut atau sikatrik antara retina robek dengan jaringan dibawahnya, sehingga dapat  mencegah terjadinya rembesan cairan vitreous ke bagian bawah retina dengan demikian mencegah ablasi retina.

Tindakan ini sangat efektif (95%) dalam mencegah ablasi retina. Tindakan Laser Photokoagulasi dapat dilakukan rawat jalan.
 
Visitech Eye CentreVisitech Eye CentreVisitech Eye Centre

Faktor Resiko Ablasio Retina

·         Miopia (Rabun Jauh) Tinggi

·         Trauma Mata

·         Ada Riwayat Keluarga dengan Ablasio retina

·         Pernah mengalami Operasi Mata

·         Dijumpai adanya Penipisan Retina sewaktu diperiksa dokter mata

 

Menegakan Diagnosa Robekan Retina dan Ablasio Retina

Dokter Mata  akan memeriksa  mata pasien dengan alat Direk Ofthalmoskope, atau Indirek Ofthalmoskopi atau lensa khusus dengan Lensa Biomikroskop , yaitu Lensa dan lampu khusus.  Sebelum dilakukan tindakan ini mata terkadang mata akan ditetesi dengan obat tetes mata midiatikum yang ber tujuan untuk melebarkan manik mata, sehingga akan memudahkan dokter memeriksa  keadaan mata bagian dalam semaksimal mungkin.  Setelah pemakaian obat tetes mata tersebut, terkadang pasien masih merasakan silau untuk beberapa saat kurang lebih 1-2 jam.

 Apa yang harus dilakukan jika mata seseorang dijumpai Ablasi / Lepasnya Retina?
Setelah retina terlepas, harus segera ditempelkan kembali, dengan operasi. Apabila operasi dilakukan lebih awal, hasilnya umumnya cukup baik dengan keuntungan yang signifikan dalam penglihatannya. Penundaan dalam operasi menurunkan kemungkinan keberhasilan dan penglihatan diperoleh juga terbatas.

 

Jenis Operasi Ablasi Retina

Ada beberapa macam tindakan operasi Ablasi, pemilihan jenis operasi dan anestesi (lokal atau umum) tergantung pada berat ringannya kasus ablasi retina.

Lokasi retina yang lepas atau Ablasi, harus ditentukan terlebih dahulu kemudian dilakukan Laser photokoagulasi (pemanasan), atau Cryopexy (pembekuan) untuk menutup robekan. Adakalanya dimasukkan gelembung udara atau gas tertentu ke dalam bola mata untuk membantu mendorong retina yang terlepas agar menempel ke tempatnya di dinding bola mata.

1.     Scleral Buckle.

Sabuk silikon dipasang melingkar bola mata dengan tujuan membentuk lekukan kedalam pada dinding bola mata sehingga bisa menutupi rongga yang terjadi akibat robekan retina.

2.    Vitrektomi

Merupakan tindakan pengeluaran cairan vitreous kemudian diganti dengan gas khusus atau diberikan minyak silikon. Secara perlahan-lahan gas tersebut akan diserap dan digantikan kembali dengan cairan yang diproduksi oleh mata sendiri. Terkadang Vitrektomi dilakukan bersamaan dengan Scleral Buckle.

 

Apakah Penglihatan Membaik

Diperlukan beberapa bulan untuk perbaikan tajam penglihatan, tetapi beberapa kasus ada yang penglihatan tidak bisa kembali normal, atau bahkan tetap tidak bisa meli9hat kembali.

 

Bagaimana jika tidak dioperasi

Retina lepas maka tidak dapat berfungsi, sehingga saudara akan kehilangan penglihatan atau menjadi buta.

 

Apa yang sebaikannya dilakukan

Jika Saudara mengalami Gejala – gejala Ablasi retina segera periksakan ke dokter mata untuk mendapatkan pengobatan sedini mungkin.

Jika Saudara berisiko terjadi Ablasio Retina, sebaiknya periksa mata rutin secara teratur.


Jika anda mengalami gejala & tanda diatas 
Hubungi Klinik Vitreo Retina RS Mata "Dr. Yap" Yogyakarta
Setiap Senin, Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu
Pendaftaran Pasien :
Telp : 0274-544744 ext 102/109 atau 088802811256/57
 
Informasi Lebih lanjut :
Seksi Hukum dan Humas
Telp : 0274-544744 ext 200 atau 081392628118-088802811255
Email : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Yahoo Messenger : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
Facebook : Humas Rsmyap
 
Kunjungan Studi banding dari RS Happy Land Yogyakarta Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

KUNJUNGAN DARI RS HAPPY LAND YOGYAKARTA

“STUDI BANDING AKREDITASI RUMAH SAKIT”

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan adanya kewajiban bagi setiap rumah sakit untuk menerapkan standar pelayanan rumah sakit serta standar pelayanan medis, salah satu kegiatan yang dilakukan oleh setiap rumah sakit adalah melakukan kegiatan akreditasi rumah sakit.

Pada tahun 2010, RS Mata “Dr. Yap” telah LULUS akreditasi rumah sakit dengan menyandang predikat AKREDITASI PENUH TINGKAT DASAR. Dengan prestasi yang dicapai ini, maka pada Kamis, 01 Maret 2012  tim akreditasi dari RS Happy Land Yogyakarta berkunjung untuk melakukan studi banding mengenai kegiatan akreditasi rumah sakit.

Kedatangan tim akreditasi RS Happy Land ini dipimpin oleh Direktur Operasinal RS Happy Land, Bapak Sarwestu dan disambut langsung oleh Direktur RS Mata “Dr. Yap” dr. Nunuk Maria Ulfah, Sp.M, M.Kes. Dalam sambutannya Bapak Sarwestu sangat berterima kasih sekali atas kesempatan yang diberikan pihak RS Mata “Dr. Yap” sehingga tim akreditasi RS Happy Land dapat menimba ilmu dari kegiatan akreditasi, mulai dari persiapan sampai dengan pelaksanaannya. Menurut Sarwestu, RS Happy Land akan dinilai oleh tim KARS dari Kemenkes pad awal Mei 2012.

 
EKSOFTALMUS Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Artikel Kesehatan Mata

EKSOFTALMOS

 (Penonjolan Bola Mata Abnormal)

 

Eksoftalmos adalah penonjolan abnormal bola mata (protusi bulbi).

PENYEBAB
Penyebab Eksoftalmos bermacam –macam antara lain :

  • Penyakit gangguan kelenjar gondok atau thyroid disebut Grave Disease atau Grave Ofthalmopahy (Setiap tahun diperkirakan terdapat 5-6 penderita Grave diantara 100.000 penduduk dan 2/3 nya dengan eksofthalmos). Terjadi penonjolan ke dua bola mata karena ada pembengkaan (hipertrophi) otot penggerak bola mata sehingga mendorong bolamata ke depan.

Gejala lain mata eksofthalmos :

  •  Perdarahan di belakang bola mata (diruang orbita mata) akibat dari trauma
  •  Peradangan di dalam rongga mata
  • Tumor jinak maupun ganas di dalam rongga mata dan di belakang bola mata
  • Pseudotumor (adanya penonjolan bola mata karena adanya inflamasi / peradangan jaringan disekitar bola mata sehingga mendorong bola mata kedepan
  • Kelainan pembuluh darah misalnya Trombosis sinus kavernosus  dan  Malformasi arteriovenosa.

GEJALA
Salah satu atau kedua bola mata tampak menonjol keluar.

PEMERIKSAAN & PENEGAKAN DIAGNOSA

Dijumpai adanya penonjolan bola mata, dan diukur dengan penggaris biasa atau dengan alat yang disebut ofthalmometer Hertel. Setiap mata yang menonjol tidak selalu eksofthalmos.

Pemeriksaan lainnya dilakukan adalah Foto Ro Orbita, CT) Scan Orbita, MRI Jaringan Orbita dan Pemeriksaan Laboratorium tes fungsi thyoid, (dengan diperiksa T3, T4 dan TSH)

PENGOBATAN
Pengobatan tergantung kepada penyebabnya, misalnya :

  1. Jika terdapat kelainan pada arteri dan vena seperti Trombosis sinus kavernosus dan Malformasi arteriovenosa maka jika diperlukan bisa dilakukan pembedahan.
  2. Apabila dijumpai adanya tumor dibelakang bola mata akan dilakukan tindakan tergantung jenis atau tipe tumor, termasuk dilakukan khemotherapy, radiotherapy dan pembedahan 
  3. Jika penyebabnya adalah ganguan thyroid seperti Grave Disease dilakukan terapi:

·   Bersama dengan dokter penyakit Dalam bagian Sub spesialis Endokrinologi dengan pengobatan hormonal untuk thyroidnya.

·       Menghilangkan kebiasaan merokok karena perokok 8 kali lebih besar menderita Grave ofthalmopathy.

·       Untuk mengurangi rasasakit dan penekanan terhadap jaringan sekitar terutama saraf optikus, diberikan anti inflamasi digunakan Corticosteroid, dengan efek samping berat badan naik, insomnia (sulit tidur), osteoporosis (tulang keropos), dan tukak lambung.

·       Dilakukan Radioterapy Orbital, apabila Corticosteroid tidak mempunyai efek dan kondisi pasien semakin buruk. Juga bisa tetap dilakukan dengan terapi kombinasi dengan Corticosteroid.

·    Jika kelopak mata tidak dapat menutupi bola mata yang menonjol, mungkin perlu dilakukan penjahitan antara kelopak mata atas dan bawah untuk membantu melindungi kornea terhadap kekeringan dan infeksi.

·   Pembedahan dilakukan apabila kelaiana anatomi mata sudah menetap atau permanet, dan menimbuklan gejala lain seperti penglihatan ganda (double), atau mata tidak bisa menutup sehingga terjadi kerusakan kornea menetap (permanet).

·     Jika pengobatan hormonal telah selesai atau dinyatakan telah normal, tetapi bola mata tetap menonjol keluar karena jaringan otot sudah tidak mengecil kembali karena sudah terjadi kerusakan otot (hipretrofi otot) maka untuk melindungi kornea dapat dilakukan pembedahan dengan mengurangi volume otot.

·  Pada kasus berat, yaitu apabila bola mata tetap menonjol keluar setelah pengobatan maka akan dilakukan pembedahan yang disebut Dekompresi Orbita, dengan cara menghilangkan sebagian tulang dasar orbita dan beberapa lemak dalam rongga orbita, umumnya dipakai sebagi terapi kosmetik atau mememperbaiki penampilan.

4. Untuk mengatasi pseudotumor diberikan pengobatan antinflamasi untuk mengurangi pembengkakan. Jika tumor membahayakan mata karena mendorongnya keluar, maka dilakukan pembedahan untuk mengangkat tumor.

 

KOMPLIKASI EKSOFTHALMOS

Komplikasi eksofthalmos karena kelopak mata tidak dapat menutup dengan baik dapat  terjadi kerusakan kornea dan konjungtivitis .

 
KUNJUNGAN TAMU FRIENDHSHIP FORCE KIEL Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan
KUNJUNGAN TAMU FRIENDHSHIP FORCE KIEL DARI JERMAN
 

Sembilan orang teman dari Friendhship Force Kiel Jerman melakukan kunjungan ke RS Mata “Dr. Yap” Yogyakarta pada Rabu 22 Februari 2012. Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan pertukaran kebudayaan dari banyak negara di dunia.

Selama di RS Mata “Dr. Yap”, para tamu melakukan studi banding tentang pelayanan yang ada di rumah sakit khusus mata ini, selain itu juga para tamu juga diajak untuk melihat kegiatan di Badan Sosial Mardi Wuto yang merupakan badan sosial untuk memandirikan penderita tuna netra dengan memberikan pelatihan baik kesenian sampai dengan penguasaan komputer bicara. Acara ditutup dengan penanaman pohon buah jambu bol dan buah kepel di taman depan kamar perawatan nakula.

Direktur RS Mata “Dr. Yap” dr. Nunuk Maria Ulfah, Sp.M, M.Kes yang langsung menerima dan mendampingi para tamu ini mengatakan bahwa kegiatan pertukaran kebudayaan ini dilakukan secara rutin oleh Friendhship Force Indonesia baik dari Friendhship Force Indonesia yang ke luar negeri atapun sebaliknya. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masing-masing negara dapat mengetahui secara langsung kebudayaan yang ada di masing-masing negara.

Sementara itu Pimpinan Rombongan dari Jerman  mengatakan bahwa kunjungan ke RS Mata “Dr. Yap” sangat menarik, terutama lingkungan rumah sakit ini terlihat nyaman dengan halaman yang luas dan penuh dengan tanaman serta pepohonan. Tamu-tamu juga tertarik dengan kegiatan Badan Sosial Mardi Wuto yang mengadakan pelatihan vokal group serta musik bagi para tunanetra.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 50 - 56 dari 155
Advertisement
Advertisement
Konsultasi
Komentar Pengunjung
Komentar terbaru dari pengunjung :
PENGHARGAAN PERSI-AWARD 2010 (49 komentar) Monday, 11 December 2017
Bercak Titik-Titik Hitam (Floaters) dan Kilatan Cahaya (Flashes) di Mata (62 komentar) Monday, 11 December 2017
PEMBERITAHUAN (40 komentar) Monday, 11 December 2017
AKSES TRANSPORTASI KE RS MATA "Dr. YAP" (56 komentar) Monday, 11 December 2017
KUNJUNGAN RSKG TEJA HUSADA MALANG (88 komentar) Sunday, 10 December 2017
Peringatan World Sight Day 2011 (2 komentar) Sunday, 10 December 2017
PENANDATANGANAN KERJASAMA (7 komentar) Sunday, 10 December 2017
© 2017 Rumah Sakit Mata Dr. Yap
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.