Home

Jumlah Pengunjung

SARASEHAN GLAUKOMA Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan
SARASEHAN GLAUKOMA UNTUK UMUM
 
"BUTA KARENA GLAUKOMA DAPAT DICEGAH"
 

 

A. Latar Belakang

Glaukoma adalah penyakit mata yang akan diderita oleh seseorang seumur hidupnya, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Untuk itu WHO setiap tahunnya pada tanggal 06 s/d 12 Maret memperingati minggu Glaukoma sedunia.
Ditinjau dari sisi epidemiologi penderita glaukoma di seluruh dunia sekitar 4% dari populasi global, dengan diperkirakan 50% dari sisa kasus glaukoma tidak terdiagnosis sehingga dapat menyebabkan kebutaan. Penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2010 ini, sekitar 60.5 juta orang di seluruh dunia akan hidup dengan glaukoma. Kerusakan penglihatan yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan bola mata ini adalah penyebab kebutaan nomor 2 di Indonesia setelah katarak.

Begitu besarnya potensi kebutaan yang disebabkan oleh glaukoma ini sehingga perlu diperingati sebagai salah satu hari penting sebagai bentuk penyadaran kepada semua orang atas kemungkinan dan resiko terhadap penyakit ini serta betapa pentingnya diagnosis dini dan perawatan yang tepat.

Penting untuk diingat tanpa perlu ditakuti bahwa Glaukoma adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah kebutaannya dengan mewaspadai faktor resiko seperti mempunyai riwayat keluarga yang terkena Glaukoma, memiliki tekanan bola mata yang tinggi, penderita kacamata minus atau plus yang tinggi serta penderita Diabetes Melitus, hipertensi atau migren.

Dengan melihat latar belakang diatas, maka dalam rangka memperingatai minggu glaukoma sedunia, RS Mata “Dr. Yap” Yogyakarta akan mengadakan sarasehan tentang glaukoma bertema “Buta karena Glaukoma dapat Dicegah”, sehingga sarasehan ini dapat merupakan wadah bagi penderita glaukoma untuk berbagi informasi dan pengalaman mengenai apa dan bagaimana glaukoma. Harapan lebih jauh adalah meningkatnya kepatuhan dan kenyamanan penderita glaukoma sehingga kehilangan penglihatan karena glaukoma dapat dicegah.

 

B. Tujuan

  1. Memberi informasi mengenai glaukoma
  2. Meningkatkan kepatuhan penggunaan obat bagi penderiata glaukoma
  3. Memberikan rasa nyaman dan menerima sebagai penderita glaukoma

 

C. Target

12O Orang Penderita glaucoma, keluarga penderita glaukoma dan pemerhati glaukoma

 

D. Susunan Panitia

Pelindung               : Direktur RS Mata “Dr. Yap”

Ketua                      : dr. Tatang Talka gani, Sp.M

Sekretaris               : Fitri Aryani dan Murniasih

Bendahara              : Suswanti

Seksi Ilmiah           : Novi Krista Hermawan dan Yatinem

Seksi Perlengkapan   : Samsu

Seksi Humas           : Agus Pujianto

Seksi Konsumsi       : Fitriyawati

 

E. Pelaksanaan

Hari/tanggal           : Minggu, 20 Maret 2011

Waktu                     : Pkl. 09.00 – 12.00 WIB

Tempat                   : Gedung Aula RS Mata “Dr. Yap” Yogyakarta

 

F. Pembicara

1. dr. Tatang Talkagani, Sp.M                  

2. dr. Retno Ekantini, Sp.M(K), M.Kes   

 

G. Susunan Acara

08.30  – 09.00     : Pendaftaran Ulang

09.00  – 09.15     : Pembukaan

09.15  – 09.30     : Sambutan Direktur RS Mata “Dr.Yap”

09. 30 – 10.15     : Pembicara I : dr. Tatang Talka Gani, Sp.M “Glaukoma Sebagai Pencuri Penglihatan

                               Moderator       : dr. Rastri Paramita, Sp.M

10. 15 – 11.00     : Pembicara II : dr. Retno Ekantini, Sp.M (K), M.Kes “Diagnosis  dan  Manajemen  Penanganan Glaukoma”

                               Moderator       : dr. Rastri Paramita, Sp.M

11. 00 – 12.00     : Tanya Jawab

12.00 – 12.10      : Pembagian door prize dan penutup

 

H. Pendaftaran

           Pendaftaran dapat melalui :

1. Sdri. Murniasih, SKM : 081931175428 atau 0274-544744 ext 188 (jam kerja)

2. Sdri. Fitri Aryani, AMK : 08882799220 atau 0274-544744 ext 182 (jam kerja)

 

I. Biaya Pendaftaran dan Fasilitas

Biaya pendaftaran Rp 10.000,00 dengan fasilitas mendapatkan makan, snack, Sarasehan kit, door prize dan PEMERIKSAAN TEKANAN BOLA MATA GRATIS.

 

Informasi lebih lanjut :

Seksi Hukum dan Humas

081392628118/088802811255

YM : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya

 

 

 

 
LOWONGAN PEKERJAAN Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan
PENGUMUMAN
LOWONGAN PEKERJAAN
 
Dibutuhkan segera :
 
1. Staff Gizi 
 
Dengan syarat  :
 - Lulusan D3 Gizi/D3 Tata Boga/D3 Perhotelan
- Laki/Perempuan usia maksimal 28 tahun
- Penampilan menarik, Jujur, Pekerja keras
- IPK >= 3.00, Bahasa Inggris Aktif
 
2. Humas 
 
Dengan syarat :
- Lulusan S1/D3 Komunikasi, Hubungan International
- Laki/Perempuan usia maksimal 28 tahun
- Penampilan menarik, jujur, kreatif, pekerja keras dan suka tantangan baru
- IPK >= 3.00, Bahasa Inggris Aktif
-Dapat mengoperasikan komputer minimal Internet, MS word-exel -spss (diutamakan)
- Diutamakan berpengalaman bidang marketing
 
3. IT
 
Dengan syarat :
- Lulusan S1/D3 Teknik Informatika
- Laki usia maksimal 28 tahun
- Penampilan menarik, jujur, kreatif, pekerja keras dan suka tantangan baru
- IPK >= 3.00, Bahasa Inggris Aktif
 
 
Kirim lamaran ke :
 
 
RS Mata Dr. Yap Yogyakarta
Jl. Cik Ditiro No 5 Yogyakarta 55223
paling lambat 21 Februari 2011 (Cap Pos)
cantumkan kode jabatan di kiri atas
 
GUEST HOUSE Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Fasilitas
GUEST HOUSE RS MATA "Dr. YAP" YOGYAKARTA

Pada awal November 2010, RS Mata "Dr. Yap" telah menambah fasilitas baru untuk kenyamanan pasien. Penambahan fasilitas ini berupa Guest House yang berada tepat di samping utara rumah sakit. Tujuan dibukanya Guest House ini adalah memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pasien ataupun keluarga pasien yang memerlukan rumah penginapan terutama mereka yang berasal dari luar Yogyakarta. Guest House ini mempunyai 3 kamar, yakni 1 kamar utama dan 2 kamar tipe I dan II.
Kamar Utama
 
Kamar Mandi dalam + Water Heater
AC + TV 26 inchi
Spring Bed ukuran 160 x 200 cm
Lemari
Handuk
Maksimal 2 orang
Disediakan Kopi + Teh + Gula (dalam kamar)
Biaya sewa Rp 150.000,00/hari/kamar
Jika ada tambahan dikenakan biaya Rp 50.000,00/orang
dengan fasilitas tambahan bed ataupun tanpa bed
Kamar Tipe I dan II
 Kamar Mandi Luar tanpa Water Heater
(Jika menginginkan Water Heater ada tambahan biaya)
AC + Lemari
1 Kamar ada 2 bed + Folding Bed
Biaya Rp 100.000,00/hari/kamar
Ruang Tamu


 Bagi pasien atau keluarga pasien yang ingin berwisata di Yogyakarta dan sekitarnya kami juga dapat membantu untuk menghubungkan dengan pihak travelling.
Informasi lengkap silahkan hubungi :
Seksi Hukum dan Humas
Bp. Agus Pujianto
081392628118 - 088802811255
Email : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya
YM : Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya

 
KEGITAN PERINGATAN WSD 2010 Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

PERINGATAN WORLD SIGHT DAY (WSD)  2010

“PERAN AKTIF RS MATA “Dr. YAP” DALAM MEMPERCEPAT TERCAPAINYA VISION 2020”

 

Menurut hasil survey nasional, angka kebutaan di Indonesia 1,5% kebutaan yang disebabkan oleh katarak 0.78%, glaukoma 0.20%, kelainan refraksi 0.20%, sebab-sebab lain 0.38%. Sedang hasil penelitian di DIY tahun 2004, angka kebutaan akibat katarak 1,02%, glaukoma  0,17%, kelainan retina 0,02%, kelainan refraksi  0,21%, kelainan kornea 0,02%. Adapun tema tahun ini World Sight Day 2010 adalah “Count Down 2020”. Vision 2020 : Right to Sight terlihat telah menampakkan kemajuan memberantas kebutaan dalam 10 tahun sejak dicanangkan, tetapi masih banyak kasus yang tersisa, dan tinggal 10 tahun lagi waktu tersisa untuk melakukan pemberantasan kebutaan.

Dalam rangka memperingati World Sight day (WSD) 2010 ini RS Mata “Dr Yap” bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Propinsi DIY, Rotary Club Mataram Yogyakarta (RCMY), PT. Finansia Multi Finance ( Kredit Plus), FK UGM dan PMI Propinsi DIY, ikut berkomitmen mempercepat tercapainya Vision 2020 yaitu menurunkan angka kebutaan khususnya kebutaan akibat katarak.

Pelaksanaan peringatan WSD 2010 oleh RS Mata “Dr. yap”, dilaksanakan dalam bentuk kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan mata bagi para abdi dalem Kraton Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan di dalam lingkungan Kraton, tepatnya di Ndalem Prabeyo berupa Pemeriksaan dan pengobatan Mata, Pemberian Kacamata secara gratis bagi 200 orang abdi dalem kraton Yogyakarta dengan melibatkan tenaga dokter dari FK UGM. Bagi Abdi Dalem yang menderita katarak dan memerlukan tindakan operasi akan dilakukan operasi katarak gratis bagi 10 orang Abdi Dalem di RS Mata “DR. Yap”.

Pada tahun 2005, RS Mata Dr.Yap pernah mengadakan kegiatan serupa membantu pengobatan mata para Abdi Dalem Kraton bekerjasama dengan Rotary Club Mataram Yogyakarta. Untuk kegiatan sosial kali ini selain  kembali bekerjasama dengan Rotary Club Mataram Yogyakarta, RS Mata Dr. Yap juga bekerjasama dengan salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka, PT. Finansia Multi Finance ( Kredit Plus). Yap Tjay Hing selaku Direktur Utama dari perusahaan tersebut juga merupakan salah satu keturunan dari Dr. Yap Hong Tjoen pendiri RS Mata “Dr. Yap”. Hal ini merupakan salah satu bentuk rasa kepedulian sosial dari Kredit Plus dalam ikut memberantas kasus-kasus kebutaan di Indonesia dan juga sebagai bantuan langsung kepada para Abdi Dalem yang kurang mampu dan membutuhkan uluran tangan.

Pihak Rotary Club Mataram Yogyakarta yang telah banyak berkiprah untuk kegiatan sosial di wilayah Jawa Tengah dan DIY  khususnya dalam kegiatan deteksi dini kelainan mata dan pemberian kacamata gratis bagi anak sekolah dasar. Pada kegiatan sosial ini RCMY selain membantu kegiatan pemeriksaan mata juga berperan serta aktif dengan menambah fasilitas dengan memberikan sumbangan Pemeriksaan Kesehatan dan Laboratorium secara Gratis kepada 200 orang abdi dalem Kraton didukung oleh tenaga-tenaga medis dari Dinas Kesehatan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan PMI propinsi DIY.

Harapan dari RS Mata Dr. Yap dengan banyaknya pihak yang membantu, kegiatan sosial ini akan terus berkesinambungan sehingga program-program yang telah dicanangkan oleh pihak RS Mata Dr. Yap pada khususnya dan visi kepedulian mata sedunia pada umumnya akan dapat lebih cepat terwujud. Dan angka kebutaan serta jumlah penderita penyakit mata di Indonesia akan dapat diturunkan.

 

 

According to the national survey results, the rate of blindness in Indonesia reached 1.5%. It was cause by cataract (0.78%), glaucoma (0.20%), refraction disorder (0.20%), and other causes (0,38%). While the result of research in jogjakarta at 2004, the figure was 1.02% blindness due to cataract, glaucoma 0.17%, retinal disorders 0.02%, disorders of refraction 0.21%, and corneal abnormalities 0.02%.

The theme of this year's World Sight Day 2010 is "Count Down 2020, Vision 2020 : Right to Sight” seen had appeared to progress eradication blindness in the 10 years since launched, but there are still many cases that remain, for more 10 years that left to conduct eradication of blindness.

In order to commemorate World Sight Day (WSD) 2010, "Dr Yap" eye hosital in cooperation with Yogyakarta Provincial Health Office, Rotary Club of Mataram Yogyakarta (RCMY), PT. Finansia Multi Finance (Credit Plus), Indonesian  Red Cross, and Medical Faculty Gadjah Mada University, took committed to accelerate the achievement of Vision 2020, in order to reduce the rate of blindness due to cataract.

The activities of WSD 2010 commemoration done by “Dr. Yap” eye hospital were eye health examination for the abdi dalem (sultan's palace courtiers). This activities is conducted in the Keraton, precisely at Ndalem Prabeyo. The activities included examination and treatment of eyes, and giving free glasses for 200 abdi dalem. This activities done by doctors from Medical Faculty, Gadjah Mada University. For Abdi Dalem who suffer from cataracts and require surgery will be performed free cataract surgery “Dr. Yap” eye hospital.

In 2005, Dr.Yap Eye Hospital has conducted similar activities, to treat the eyes of the Abdi Dalem in cooperation with the Rotary Club of Mataram Yogyakarta.  Recently, this social activities in addition to re-cooperate with the Rotary Club of Mataram Yogyakarta, “Dr. Yap” eye hospital is also working with one of the leading finance companies, PT. Finansia Multi Finance (Credit Plus). Mr.Tjay Yap Hing as Director of PT. Finansia Multi Finance (Credit Plus) is also family of Dr. Yap Hong Tjoen, the founder of "Dr. Yap " eye hospital. This is a form of social awareness sense, come from Credit Plus in eradicating blindness cases in Indonesia as well as direct assistance to the Abdi Dalem who need a help.

Rotary Club of Mataram Yogyakarta have much acting for social activities in the region of Central Java and Yogyakarta, especially in the early detection of eye disorders and providing free glasses for children of primary school. In this social activities of WSD 2010, Rotary Club of Mataram Yogyakarta also participate actively by giving laboratory and health check examination for Free to 200 abdi dalem. This social activities also supported by medical personel from the Yogyakarta Provincial Health Office and the Indonesian Red Cross.

With many people have come to help, “Dr. Yap” eye hospital hope this social activities will continue and sustained, so that "Dr. Yap "eye hospital program in particular, and vision care worldwide in general, will be more quickly realized, and the number of people with blindness and eye disease in Indonesia could be lowered
 
PENGHARGAAN PERSI-AWARD 2010 Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

PENGHARGAAN PERSI AWARD-IHMA 2010

BAGI RS MATA “Dr. YAP” YOGYAKARTA

 

Untuk kedua kalinya RS Mata “Dr. Yap” menerima penghargaan tingkat nasional dalam ajang Indonesaian Hospital Management Award (IHMA). Pada Acara PERSI AWARD-IHMA 2010 ini RS Mata “Dr. Yap” berhasil menjadi runner up kategori Lomba Corporate Social Responsibility (CSR) dan Technical Service Improvment Project. Penyerahan Piagam penghargaan dilakukan pada hari Rabu, 20 Oktober 2010 di Jakarta Convention Center. Untuk kategori CSR, RS Mata “Dr. Yap” menampilkan tema “Pemberdayaan Tuna Netra di RS Mata “Dr. Yap”, dimana hal ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya lapangan kerja yang memadai untuk tuna netra dan tidak tersedianya kesempatan yang sama bagi tuna netra untuk mendapatkan pekerjaan dibanding dengan masyarakat pada umumnya. Bentuk pemberdayaan ini diwujudkan dengan dibukanya sebuah konter makanan dan pijat refleksi di ruang tunggu poliklinik/rawat jalan RS Mata “Dr. Yap”, sehingga dengan fasilitas ini para tuna netra mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga mereka, ungkap Samsu dari seksi rumah tangga yang membawakan makalah. Sedangkan untuk kategori Technical Service Improvment, menampilkan tema “Sampahku Terbuang Sayang” . Tema ini diambil untuk mengetengahkan pengelolaan sampah non medis rumah sakit yang dijadikan kompos/pupuk. Pengelolaan sampah non medis yang berasal dari daun-daun kering di halaman dan sampah dapur bisa menghasilkan kompos/pupuk yang dapat memenuhi kebutuhan rumah sakit dan menghasilkan income karena sebagian pupuk dijual ke pwengunjung rumah sakit, ungkap Anton pembawa makalah dari Instalasi Prasarana dan Sarana RS. Disamping hal tersebut pengelolaan sampah ini juga dapat merubah dan meningkatkan budaya karyawan untuk peduli terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah.

 
PELATIHAN GURU UNTUK DETEKSI DINI PENGLIHATAN Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

PELATIHAN GURU SEKOLAH DASAR

UNTUK DETEKSI DINI GANGGUAN PENGLIHATAN

 Untuk lebih mencapai target sasaran program kegiatan deteksi dini gangguan penglihatan pada siswa siswi sekolah dasar di Propinsi DIY, pada tanggal 31 Agustus 2010 di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dilaksanakan Pelatihan Guru Sekolah Dasar yang diikuti oleh 42 orang. Kegiatan Pelatihan guru ini juga telah dilakukan pada tahun 2001 sampai dengan 2002. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mendidik guru-guru sekolah dasar agar lebih bisa mendeteksi secara dini siswa siswinya yang mengalami gangguan penglihatan sehingga dapat segera dilakukan penanganan. Kegiatan pelatihan diisi dengan pemberian materi tentang beberapa penyakit mata yang umum terjadi pada anak sekolah dasar dan juga praktek mengukur tajam penglihatan (visus) . Pelatihan ini dilaksanakan atas kerjasama dari Rotary Club Mataram Yogyakarta sebagai penyandang Dana, RS Mata “Dr. Yap” Yogyakarta, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan Dinas Kesehatan Propinsi DIY.  Rencana kegiatan pelatihan ini berlangsung sampai bulan Juli 2011.

 
BANTUAN ALAT UNTUK DETEKSI DINI Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Berita dan Kegiatan

BANTUAN ALAT DETEKSI DINI GANGGUAN PENGLIHATAN

DARI ROTARY JEPANG

                                                     

Dalam rangka memperlancar Program Deteksi Dini Gangguan Penglihatan pada Anak Sekolah Dasar, pada hari Kamis, 02 September 2010 di ruang Komite Medis RS Mata “Dr. Yap” Yogyakarta berlangsung penyerahan bantuan Alat Auto Refrakto Keratometer. Penyerahan ini dilakukan oleh President Tanaka dari Rotary Club Jepang kepada dr. Nunuk Maria Ulfah, Sp.M, M.Kes dari RS Mata “Dr. Yap” sebagai koordinator Program Deteksi Dini. Dijelaskan oleh dr. Nunuk bahwa kegiatan deteksi dini sudah berlangsung sejak tahun 2001 sampai dengan sekarang. Adapun bentuk kegiatan program deteksi dini ini meliputi, pemeriksaan pada penglihatan pada anak sekolah dasar, pemberian kacamata secara gratis, pelatihan guru-guru sekolah dasar dan follow up anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan sampai dengan tindakan operasi. Dalam kesempatan ini juga hadir pengurus Rotary Club Mataram Yogyakarta (RCMY), President Hendri Susanto, SH dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan alat dan frame kacamata yang diberikan demi kesuksesan program deteksi dini.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 22 - 28 dari 99
Advertisement
Advertisement
Konsultasi
Survei
Bagaimanakah kualitas pelayanan RS Yap?
 
Newsfeed
© 2012 Rumah Sakit Mata Dr. Yap
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.